Sunday, 27 October 2013

10 Tempat Wisata Di Kyoto, Jepang Yang Wajib Dikunjungi

Jepang merupakan salah satu negara yang sangat mengagumkan. Berbagai kelebihan dan keunggulan Negeri Matahari Terbit ini menjadikan ia sebagai salah satu negara yang ingin dikunjungi oleh orang-orang dari negara lain. Mulai dari industrinya yang besar hingga budayanya yang khas.

Kali ini saya akan coba memberikan sedikit referensi kepada sahabat sunday morning tentang tempat - tempat wisata di Jepang khususnya di daerah Kyoto.

Kyoto ( 京都市 Kyōto-shi ) adalah kota yang terletak di Pulau Honshu, Jepang. Kota ini merupakan bagian dari daerah metropolitan Osaka - Kobe - Kyoto. Kyoto memiliki banyak situs bersejarah dan merupakan ibu kota Prefektur Kyoto.

Kyoto - Kyoto dahulu menjabat sebagai ibukota Negara Jepang dan tempat tinggal kaisar dari tanun 794 sampai 1868. Sekarang Kyoto adalah salah satu kota di negara Jepang yang terbesar ketujuh dengan populasi kurang lebih sekitar 1,4 juta penduduk. Selama berabad-abad, Kyoto berkali-kali dihancurkan oleh banyak perang dan sering terjadi kebakaran, namun karena nilai historisnya yang tinggi, Kota Kyoto tidak tercantum dari daftar kota sasaran bom atom dan terhindar dari serangan udara selama Perang Dunia II. Kyoto memiliki Kuil yang tidak terhitung jumlahnya, Kuil di Kyoto dan historis lainnya yang memiliki struktur bernilai tinggi tetap bertahan hidup di kota ini. Kota Kyoto juga termasuk kota yang paling indah di dunia dan memiliki kurang lebih 137 hotel.

Bagi Temen -temen yang pinngin ke Kyoto, nih ada referensi buat reservasi tempat..

langsung aja kunjungi website Voyagin..

Ini linknya..

Top 5 Experiences in Kyoto 
  

Berikut 10 tempat wisata yang paling terkenal di Kyoto


1. Paviliun Emas



Kinkakuji (金閣寺 Kuil Paviliun Emas ) adalah nama umum untuk Rokuonji (鹿苑寺 Kuil Taman Rusa?) merupakan sebuah kuil di Kyoto, Jepang. Bangunan ini dibangun pada tahun1397 sebagai vila peristirahatan bagi shogun Ashikaga Yoshimitsu. Anaknya kemudian mengubah bangunan tersebut menjadi kuil Zen dari sekolah Rinzai. Kuil tersebut kemudian terbakar beberapa kali dalam masa Perang Onin.

Bangunan dengan gaya arsitektur khas Jepang ini dilapisi dengan lembaran emas sungguhan. Dari jauh, Kinkaku-ji tampak bersinar berkilauan tertimpa cahaya matahari. Pada malam hari Kinkaku-ji tetap memancarkan sinar indah dari pantulan cahaya lampu. Terletak di tepi kolam yang tenang, Kinkaku-ji menghadirkan pemandangan luar biasa indah yang tak mungkin ditemukan di tempat lain.

2. Paviliun Perak


Ginkaku-ji (銀閣寺) atau Kuil Paviliun Perak adalah nama populer untuk Jishō-ji (慈照寺, Kuil Jishō), sebuah bangunan kuil Sekte Rinzai di distrik Sakyō,Kyoto, Jepang. Kuil ini berupa sebuah tatchū yang berada di luar kompleks kuil bernama Shōkoku-ji. Nama resminya adalah Tōzan Jishō-ji. Pembangunan kuil dimulai oleh shogun Muromachi ke-8, Ashikaga Yoshimasa, sedangkan perintis pendirian kuil menurut kabar adalah biksu bernama Musō Soseki. Namun Musō Soseki hidup satu abad sebelum Yoshimasa menjadi shōgun, sehingga kuil ini kemungkinan dibangun oleh murid Musō Soseki dengan meminjam nama sang guru.

Meski bernama Paviliun Perak, bangunan kuil ini sama sekali tidak dilapisi dengan perak. Nama tersebut berasal dari rencana awal untuk melapisi bangunan dengan kertas perak, namun rencana tersebut tak kesampaian hingga Ashikaga Yoshimasa meninggal.

3. Kuil Fushimi Inari


Fushimi Inari Taisha (伏見稲荷大社) adalah kuil Shinto yang berada diFushimi-ku, Kyoto, Jepang. Kuil ini merupakan kuil pusat bagi sekitar 40.000 kuil Inari yang memuliakan Inari. Kuil utama (honden) terletak di kaki Gunung Inari, dan tanah milik kuil mencakup gunung yang tingginya 233 meter.

Di kuil ini dimuliakan Ukanomitama bersama pendampingnya, Satahiko no Ōkami, Ōmiyanome no ōkami, Tanaka no ōkami, dan Shi no ōkami (四 大神). Inari dipercaya sebagai dewa pertanian, sehingga kuil ini dipercaya membawa berkah bagi panen palawija, kesukesan dalam perdagangan bisnis, dan keselamatan di bidang transportasi. Kuil Fushimi Inari tampak cerah dan berani dengan nuansa warna merah menyala.

4. Kuil Kiyomizu


Kiyomizu-dera dibangun tahun 1633. Kuil ini mengambil nama dari air terjun yang mengalir ditebing bukit. Kiyomizu artinya air murni atau suci. sedangkan dera =tera artinya kuil. Kyoto identik dengan Kiyomizudera. Diantara 2000-an kuil besar dan kecil yang tersebar di Kyoto Kiyomizudera adalah kuil utama dan terbesar di Kyoto ( atau mungkin di Jepang). Keistimewaan kuil ini adalah tak ada satu pun paku yang digunakan dalam strukturnya.

Bangunan utamanya terbuat dari kayu dengan sebuah beranda luas ditopang pilar-pilar kayu di sisi sebuah bukit. Di bawahnya membentang pemandangan hijaunya pepohonan nan rimbun. Di kejauhan, tampak samar-samar Kyoto.

Kuil Kiyomizu-dera merupakan kuil Budha kuno, yang dibangun pada tahun 780 semasa periode Heian dan sudah 10 kali mengalami kerusakan atau terbakar akibat perang atau bencana alam. Di belakang kuil utama terdapat kuil Jishu-jinja yang disebut dengan Dewa Perjodohan, dan di depan kuil terdapat 2 batu yang sering disebut "Batu Buta" dan "Batu Peramal Cinta".

Pada musim gugur, bangunan Kuil Kiyomizu yang hitam legam tampak jauh lebih indah karena dikelilingi pepohonan berwarna kemerahan.

5. Kastil Nijo


Seperti kastil-kastil di Jepang pada umumnya, Anda akan melihat keteraturan dan taman yang indah di dalamnya, berikut bangunan dengan arsitektur Jepang kuno tentunya.

Kastil Nijo terdiri dua cincin konsentris benteng yaitu Istana Ninomaru dan reruntuhan Istana Honmaru. Selain itu, kastil seluas 8.000 meter persegi ini didukung beberapa bangunan dan taman yang indah.

Kastil Nijo dibangun mendatar di atas lahan seluas 275.000 meter persegi. sementara sisanya merupakan lapangan-lapangan luas yang dilindungi oleh 2 lapis benteng. Tak hanya benteng, Kastil Nijo juga dikelilingi oleh parit lebar sebagai salah satu bentuk pertahanan terhadap serangan musuh.

6. Balai Sanjusangendo


Sanjusangendo merupakan salah satu kuil Buddha di kota Kyoto. Nama Sanjusangendo yang berarti Aula 33 ken melambangkan bentuk bangunan kuil yang menyerupai aula sepanjang 33 tiang. Koleksi utama di Balai Sanjusangendo adalah patung Sahasrabhuja-arya-avalokitesvara atau Kannon Seribu Lengan. Balai Sanjusangendo juga menyimpan 1.000 patung Kannon Seribu Lengan yang terjajar rapi membentuk 10 baris dan 50 lajur.

7. Kiyomizu-dera


Kiyomizudera merupakan kuil Budha kuno, Kiyomizudera dibangun pada tahun 798 dan sudah 10 kali mengalami kerusakan atau terbakar akibat perang atau bencana alam.Nama Kiyomizudera yang mempunyai arti kuil air suci ini berasal dari sumber mata air yang sampai saat ini tidak pernah kering dan terus mengalir di kiyomizudera yang diceritakan mempunyai khasiat sebagai pengusir roh jahat, pembawa berkah, memberikan keturunan, kesuksesan pada pengunjungnya.Kiyomizudera ini tercetak di Unesko sebagai kuil bersejarah Kyoto Jepang.

8. Arashiyama


Terletark di sebelah barat kota Kyoto, Arashumaya terkenal dengan hambaran rumpun pohon bambu yang sangat menakjubkan. Suara pohon banbu yang saling bergesekan karena terpaan angin membuat tempat ini menjadi objek wisata yang sangat populer.

9. Tō-ji


Pagoda tingkat lima yang merupakan menara kayu tertinggi di Jepang dan merupakan simbol kepopuleran kota Kyoto.

10. Kyoto Tower


Kyoto Tower adalah tempat wisata Jepang di Kota Kyoto yang menarik.Kyoto tower adalah bangunan tertinggi di dalam kyoto .Kyoto Tower Tingginya mencapai 131m.131 m ini berdasarkan jumlah penduduk pada saat dibangun 1,310,000.

Bangunan tinggi ini sudah pernah merasakan banyak kali kehebatan angin putingbeliung.Selain itu Kyoto tower ini juga sudah bertahan gempa bumi besar yang memiliki kekuatan 5 skala licher.Hal-hal tersebut membuktikan kehebatan teknologi dan kemampuan orang jepang membangun bangunan setinggi 131m ini.

Klik Disini untuk melihat lokasi wisata di Osaka

Sumber : Dari berbagai sumber dan referensi