Monday, 13 October 2014

My Trip To Japan

Ohayou gozaimasu minna-san…. Ganbatte kudasai !!


Apa kabar sahabat Sunday Morning ? Semoga tetap setia mengunjungi blog ini…

Kali ini saya mendapat cerita dari sahabat yang ingin berbagi cerita selama mengunjungi negeri sakura…

Selama 10 hari mbak Sunny di Jepang, berbagai tempat dan lokasi yang telah dikunjunginya…

Ok, tanpa basi – basi lagi…. Langsung aja kita dengar ceritanya….






Jepang adalah sebuah Negara yang terkenal kultur dan budaya yang selalu dapat menarik minat wisatawan untuk mengunjunginya, Negara yang identik dengan makanan Sushi ini memiliki berbagai macam lokasi wisata yang sangat sangat jika dilewatkan..

Sebelum berangkat ke Jepang, saya bertanya kebeberapa orang mengenai cara hidup dan bagaimana kondisi Jepang,

Ehm..berbagai macam tanggapan berbeda yang saya dapatkan., seperti :

1 banyak yang bilang pergi ke jepang itu bikin kita bangkrut loh…. Hehehheee. Ga juga ya asal kita bisa menggunakan uang kita sebijak mungkin, nggak sampai gitu lah, seperti kita bisa memilih makanan di stasiun kereta yang rata - rata untuk sekali makan sekitar 300 sampai 700 yen.

2. Banyak yg bilang orang jepang susah untuk diajak ngomong jadi harus pake bahasa jepang. Ga juga ya ternyata ada beberapa yang bisa diajak ngomong bahasa inggris dan kalau pun mereka ga ngerti bahasa inggris, mereka bener - bener mau membantu kita kok, baik banget mereka.

Mereka semua ramah dan bener - bener sabar, misalnya pada saat kita memesan makanan di vending machine, kita nga ngerti caranya mereka mau membantu sampai-sampai cara memasukkan uangnya pun mereka bantuin…

hehehhee…malu nya,

Pilih menu makanan lama karena semua bahasa jepang dan sangkin bingungnya kita ga berasa ternyata antrian di belakang kita dah panjang huahahhahaa, malu tapi mau gimana?

Tapi baiknya mereka ga menggerutu atau marah-marah apalagi sampai ngasih kode ehm ehmm , nga. Mereka diem aja 

Sushi serba 130 Yen

Puding buatan Jepang
Rute perjalanan saya : Jakarta -- Haneda -- Tokyo -- Kyoto -- Osaka -- Jakarta

kurs waktu saya pergi 1 yen = Rp.115,-

Sebagai informasi, rombongan berangkat kami berjumlah tujuh orang, dari umur paling tua (63 th) sampai yang paling muda (9 th), krn variasi umur yang berbeda, maka saya memutuskan mencari hotel yang dekat dengan stasiun kereta, untuk mengantisipasi koper-koper yg segede gaban huahhahaaa..

Hotel tempat kami menginap sekitar 1,5 sampai 1,7 juta, kalo dihitung per orangnya sekitar 500 ribu per orang.

Hari pertama : Jakarta – Haneda

 
Bandara Haneda

Penerbangan kami menggunakan maskapai airasiaX, karna setiba disana sudah hampir tengah malam, maka saya mencari hotel yg mempunyai shutlle bus free. Ternyata bus nya tepat waktu banget disana. Kita ga boleh telat, telat ya tunggu bus berikutnya hehhehe.

Hari kedua : Haneda – Shinjuku

Hari kedua kita pindah hotel saya merasa daerah Shinjuku deket dengan halte bus untuk ke kawaguchiko (kawaguchi lake), setelah semua koper-koper di susun dalam kamar hotel.. kita ke Asakusa temple. Temple ini free tiket masuknya.

Hari ketiga : Disneyland

Begitu turun dari kereta perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sampai ke pintu masuk Disneyland… busyet jauh juga yaaa huahahhaaa yg lebih parahnya panas banget cuacanya ( kebetulan saya berangkat pada bulan juli ). Saya ambil tiket Disney untuk 2 hari sekitar 11000 yen untuk 1 orng dewasa. Untuk tiket anak-anak, harganya setengah dari tiket dewasa. Kurang lebih 600 ribuan.. Sekali masuk Disneyland hampir sama tiketnya dengan saat kita masuk Disneyland Hongkong. Ya kalo ke Tokyo harus lah ke Disneyland atau disneysea, soalnya WOWWW bagus banget serasa dunia impian kita waktu kecil, anak saya seneng banget kesana. Sampe bilang ,’WOW awesome…e!”

Tokyo Disneyland

Nyobain Es Krim Di Disneyland


Hari keempat : Disneysea

Kalo Disneysea lebih banyak mainan outdoor nya kalo boleh pilih salah satu mendingan pilih yang Disneysea, karena disini pemandangan maupun permainannya bagus-bagus banget. Kalau udah kesini, wajib coba permainan “Journey to the Central of the earth”. Oh ya jangan lupa bawa botol kosong karena semua tempat makan di Jepang menyediakan air putih maupun ocha free, kita bisa isi ulang dan sekalian irit juga loh..

Untuk minuman disana saya ga beli kecuali kalo mau beli minuman di vending machine buat sekedar coba-coba, enaknya lagi minuman disana ga banyak menggunakan gula alias ga terlalu manis, teh ochanya yg di botolan juga ga manis.

Disneysea area Jaws


Hari kelima : Kawaguchi Lake

Halte bus ke kawaguchi tidak jauh dari hotel kita, hanya jalan kaki sekitar beberapa blok, tiketnya 1700 yen per orang. Busnya datang tepat waktu dan kita jangan ngaret kalau tidak mau ditinggal, kalo ketinggalan,, Ya.. harus bayar lagi hehhehee. Hawanya adem banget disana, kita naik kachi-kachi keatas gunung Fuji dari seberang, ga kelihatan soalnya berawan. Heheheee. Lalu ke taman bunganya. 

Naik kachi-kachi keatas gunung Fuji

Kawaguchi Lake

Selesai dari itu, kita langsung balik ke hotel dengan naik shinkansen menuju ke Kyoto.

Harga tiket shinkansen sekitar 14,110 yen untuk 1 orang, wuihhh keretanya kerennnnn, dan kecepatannya berasa bangetttt, hehehheheee.

Suasana di dalam kereta
Sampe Kyoto dah malam untung deket stasiun jadi tinggal nyebarang jalan aja hehhehee.

Hari keenam : keliling kota KYOTO

Keliling Kyoto mau cari cewe jepang yg pake kimono dengan make up tebalnya, tapi yg ada cewe jepang pake kimono dengan dandan ala sekarang punya hehhehee,

1. Temple Sanjusangendo yg terdapat 1001 patung Budha, yg saya bingung orang dulu bisa ya buat patung gitu banyak dan bangunannya yg masih kelihatan kokoh padahal udah lama banget umurnya. Harga tiket kesana 600 yen untuk dewasa


Temple Sanjusangendo

2. Temple Kiyomizudera -- templenya terletas di atas bukit, makanya ga heran kalo kesana agak ngos ngosan hehehheee, tapi bagus banget pemandanganya.. Hebatnya lagi kok bisa ya mereka bangun temple itu di tebing tinggi gitu dan bangunannya kokoh banget sampe sekarang . harga tiket 300 yen untuk dewasa.

Temple Kiyomizu
3. Temple Kinkakuji – temple yang bangunannya terbuat dari emas, ini berbeda dengan Ginkakuji Temple yg terbuat dari perak.. bagus banget disini, jadi tiap temple mempunyai ciri khas tersendiri. Ini agak jauh dari keramaian.
Temple Kinkakuji
 
Suasana Temple Kinkakuji

Hari ke tujuh : Fushimi Inari --- ke Osaka



Pagi-pagi sekali kami langsung ke Fushimi Inari naik kereta, pas turun di stasiun tinggal nyebrang soalnya deket banget.. kayak gang gitu jalannya, tempat ini sebagai salah satu favorit buat turis di Tripadvisor. Bagus banget deh ini di kelilingin gerbang warna merah, lewat situ kaya gimana rasanya tapi saya ga naik paling tingginya karena makan waktu banyak jadi kami naik setengah dan turun lalu langsung balik mengejar kreta ke Osaka.

Dari Kyoto ke Osaka saya sarankan naik kereta saja karena waktu tempuhnya ga beda jauh, tapi harga tiketnya beda jauh banget, dan tetep nyaman kok naik kereta di Jepang. Walaupun kita harus berdiri. Hehehhee

Sesampai di Osaka kita jalan2 ke Dotonburi, shinsaibashi dll, cobain makan kepiting dan takoyaki yang terkenal enak


Penjual Kepiting Di Dotonbori, 2 Potong 700 Yen
Kue Mochi
Cara Pembuatan Mochi
Hari kedelapan : Universal Studio

Wuihhh ini tempat yg kita tunggu-tunggu hehehheee, mau ke kampung Harry Potter, bagus banget, tapi inget begitu masuk kita harus reservasi dulu waktunya kapan kita boleh masuk kesana.. Kalo nga, antriannya dijamin panjang hehehhee..

Sugoii !!… sampai-sampai ada castle sekolahnya Harry Potter, pokoknya dijamin ga nyesel deh dan harus kesana kalo dah ke Jepang. Selain itu Amazing Spidermannya juga cooollll, tapi jangan heran kalo antrian disana panjang dan lama. Kalo udah kesini serasa kita live kaya dlm filmnya.


Beberapa photo yang bisa saya abadikan :

Karcis Universal Studio

Permen di wahana Harry Potter

Ini sekolahnya Harry Potter

Di dalam sekolahnya Harry Potter

Mug One Piece Dari Universal studio



Ada parade di Universal Studio
Hari kesembilan : Osaka castle

Sisa-sisa peninggalan pada masa jaman Edo sendiri masih bisa disaksika dan dikunjungi oleh para wisatawan mancanegara untuk melihat bagaimana kehebatan Osaka dalam menopang kehidupan di Jepang.

Tempat istana raja yang keren deh, castle besar, jalan kesananya pun cukup melelahkan , saya sampai membayangkan gimana rasanya jadi pasukan yang mau menyerang castle itu pada zaman dulu , apa ga ngos2an kaya saya kah? Hehehhehe, belum sampai sudah tepar gemana mau nyerangnya huahahahaaa tapi bagus kok. Ini ada beberapa foto yg saya shoot dr atas castle nya.

Osaka Castle


Sejarah Osaka Castle


Ornamen di dalam Osaka Castle




Pemandangan dari atas Osaka Castle

Burung di taman Osaka Castle… Kalau kita kasih biskuit pada datang Lho…


Abis dari sini kita cari es krim green tea yg enak karena gak terlalu manis dan cuacanya juga panas banget.



Hari kesepuluh : Osaka -- Jakarta

Kami jalan-jalan di sekitar stasiun ternyata gede banget itu stasiun kaya mall modelnya, lihat-lihat makanan, dll. Menghabiskan waktu terakhir di Jepang, rasa nya GA MAU PULANGGGG hehehehehee. Untung pulangnya koperku ga sampe overweight hehehheee

Ok, sekian ceritanya.. Semoga gak bosan bacanya ya… hahaha

Sebelum selesai, mbak Sunny juga ngasih kita saran nih buat kalian yang punya rencana ke Jepang…

Tips untuk temen-temen yang mau ke Jepang jalan sendiri :

1. jangan lupa bawa botol air minum untuk menghemat biaya minum.

2. Cobain makanan ciri khas jepangnya seperti Tokyo banana, mochi, es krim green tea, dlll

3. Kalo budget jalan-jalan kita agak ngepas usahakan ga usa belanja macam-macam. Ya yang kita benar-benar ingin beli saja.

4. Banyak sushi di mini market yang dijual lumayan buat bekal kalo pas lagi lapar di jalan.

5. Jangan malu bertanya di jalan karena mereka mau membantu kita kok



Say thank u banget buat blog ini yang mau direpotin oleh beribu2 pertanyaan dari saya sampai pd saat pengajuan visa pun saya banyak bertanya. Lalu saya coba search internet lalu ketemu blogspotnya ini dan puji Tuhan banget banyak membantu saya memberikan masukkan2 yg bagus.

#LastQuotes


"Liburan tidak harus jauh, tidak harus di tempat istimewa. Cukup bersama dengan orang-orang tercinta, di tempat yang sederhana, dengan cinta yang melimpah, dengan senyum dan tawa yang lebar."



Spesial Thanks : Sunny