Friday, 7 June 2013

Quotes Of Novel Sherlock Holmes






Sherlock Holmes adalah tokoh fiksi dari akhir abad kesembilan belas dan awal abad kedua puluh yang pertama kali muncul dalam publikasi pada tahun 1887. Dia adalah penciptaan dan dokter penulis Skotlandia Sir Arthur Conan Doyle. Seorang brilian yang berpusat di London "detektif konsultan", Holmes terkenal karena kehebatannya intelektual dan terkenal karena cerdas terampil menggunakan observasi, penalaran deduktif (meskipun pada kenyataannya, ia menggunakan abductive penalaran) dan keterampilan forensik untuk memecahkan kasus-kasus sulit.

Conan Doyle menulis empat novel dan lima puluh enam cerita pendek yang menampilkan Holmes. Cerita pertama, A Study in Scarlet, muncul di Natal Beeton Tahunan pada tahun 1887 dan Lippincott's Monthly Magazine pada tahun 1890, masing-masing. Karakter tumbuh sangat dalam popularitas dengan awal seri pertama dari cerita-cerita pendek dalam The Strand Magazine pada tahun 1891; lebih lanjut serangkaian cerita pendek dan dua novel serial muncul sampai tahun 1927. Cerita mencakup periode dari sekitar 1875 sampai dengan 1907, dengan kasus terakhir pada tahun 1914.

Semua kecuali empat cerita yang diriwayatkan oleh Holmes 'sahabat dan penulis biografinya, Dr. John H. Watson, dua yang diriwayatkan oleh Holmes sendiri dan dua orang lain yang ditulis dalam orang ketiga. Dalam dua cerita ( "The Musgrave Ritual" dan "Petualangan Gloria Scott"), Holmes Watson menceritakan kisah utama dari kenangan, sedangkan Watson menjadi narator cerita dari frame.


Disetiap novelnya, terkadang sherlock holmes mengeluarkan kata - kata yang dapat membuat sedikit termotivasi..
Berikut beberapa quotes dari Mr, Holmes :


1. Jika kau telah menyingkirkan hal yang mustahil, apapun yang tersisa, betapapun mustahilnya, adalah sebuah kebenaran.



2. Otak manusia itu ibaratnya sebuah loteng kecil. Kamu dapat menyimpan perabotanmu di sana, sesuai dengan yang kamu pilih. Orang yang bodoh pasti akan memasukkan setiap perabotan rumah yang datang sehingga pengetahuan yang berguna jadi berdesak-desakan dengan informasi yang lain. Atau mereka mencampuradukkan semua barang-barang sehingga sulit sekali untuk mengambil salah satunya apabila diperlukan. Seorang pekerja yang terampil, pasti sangat berhati-heti memasukkan barang-barang ke loteng pikirannya. Ia hanya akan menyimpan barang-barang yang bisa membantu pekerjaannya. Tapi, barang-barang itu disimpan dalam jumlah dan macam yang beragam dan semuanya ditata dengan baik.

3. Jangan membiarkan pengetahuan-pengetahuan yang baru menyingkirkan pengetahuan-pengetahuan lain yang berguna bagimu.

4. Yang paling penting bagi seorang detektif adalah kemampuan untuk mengetahui fakta mana yang cuma kebetulan saja, dan mana yang amat berguna. Kalau tak mampu berbuat demikian, energi dan perhatian akan menjadi kacau dan bukannya terkonsentrasi.

5. Adalah merupakan kesalahan besar bila kita menyusun teori sebelum mendapatkan fakta-fakta secara lengkap.

6. Dari semua fakta yang dibeberkan kepada kita, kita harus mengambil yang penting-penting saja, lalu menganalisisnya untuk merekonstruksi jalinan peristiwanya.

7. Setiap orang perlu selalu membuka diri terhadap kemungkinan lain dan bukannya malah menutup kemungkinan itu.

8. Kadang kala perbuatan yang sepele dapat mempunyai arti penting, atau sebaliknya, tingkah laku yang begitu luar biasa ternyata hanya berhubungan dengan jepit atau sol rambut.

9. Jangan mengabaikan suatu kesempatan walaupun kelihatannya sangat kecil.

10. Justru hal-hal yang sangat sederhanalah yang sering kali terlewatkan.

11. Apabila suatu fakta berlawanan dengan sederetan deduksi, maka hal tiu justru mampu membuahkan suatu interprestasi baru.

12. Kejahatan yang paling sulit untuk dilacak ialah kejahatan yang tak ada maksudnya.

13. Seseorang yang jenius memang harus memilki kapasitas usaha yang tidak terbatas.

14. Kerumitan biasanya merupakan produk dari pendidikan yang lebih tinggi.

15. Jangan pernah membiarkan mereka menganggap bahwa informasi yang mereka berikan punya arti penting bagimu. Kalau mereka sampai berpikiran begitu, mereka seketika akan menutup mulut serapat tiram.

16. Setiap orang menyimpan rahasia dalam diri mereka. Kita tidak akan menyadarinya kalau sekedar melihat penampilan luar mereka.

17. Sekalipun seorang individu merupakan teka-teki yang tidak terpecahkan, secara agregat dia menjadi sebuah kepastian matematis.

18. Semakin mengerikan sebuah kasus, maka semakin teliti kita harus menyelidikinya. Yang membuatnya rumit adalah ketika kita harus mempertimbangkan pikiran ilmiah atau takhayul.

19. Seperti seni lainnya, ilmu deduksi dan analisis hanya dapat diperoleh dengan cara mempelajarinya dalam jangka waktu yang lama dan sabar, bukan karena kehidupan manusia yang panjang sehingga ia bisa mendapatkan kemungkinan untuk mencapai kualitas yang tertinggi.

20. Deteksi adalah, atau seharusnya adalah, sebuah ilmu pengetahuan eksakta, dan seharusnya diperlakukan dengan sikap dingin dan tidak emosional.

21. Sangat penting untuk tidak membiarkan penilaianmu dikacaukan oleh kualitas pribadi. Kualitas emosional merupakan penghalang bagi kita untuk berpikir jernih.

22. Cinta merupakan sesuatu yang emosional, dan apapun yang emosional bertentangan dengan penjelasan sejati yang ku letakkan paling tinggi di atas semuanya.

23. Beberapa fakta seharusnya ditekan, atau, paling tidak, harus lebih proporsional dalam penyajiannya. Satu-satunya masalah yang layak disinggung-singgung dari kasus itu hanyalah pemikiran analitis dari pengaruh ke penyebab.

24. Bukti utama kebesaran sejati manusia adalah persepsi akan kekecilan dirinya.

25. Dunia ini penuh dengan hal-hal yang jelas, yang tidak pernah diamati oleh orang-orang secara kebetulan, dan anehnya, hanya sedikit orang yang mau mengamatinya.

26. Orang berkemampuan rata-rata tidak tahu apa yang lebih tinggi daripada dirinya. Tapi, orang berbakat selalu bisa menyadari suatu kejeniusan.

27. Semua orang melihat, tapi tidak memperhatikan. Itulah yang membedakan antara orang biasa dan orang berbakat.


28.Ternyata tetap saja ada misteri besar dalam hidup ini yang tak bisa dijelaskan nalar manusia

29. Pendidikan adalah rangkaian pelajaran yang semakin lama malah semakin tinggi nilainya.

30. Kalau mau berhasil memainkan suatu peran, kita harus sungguh-sungguh menjalankannya

31. Orang yang berkelahi demi kebenaran akan mendapat kekuatan tiga kali lipat dari senjata yang dimilikinya.

32. Saya yakin akan hal itu sebagaimana saya yakin nama saya sendiri Sherlock Holmes

33. Hati dan pikiran wanita sungguh bagaikan teka-teki bagi pria


34. Cepat atau lambat upah dosa pasti akan tiba, Tuhan tahu dosanya sudah bertumpuk

35. Kalaupun bumi berrgerak mengitari bulan itu tidak akan mempengaruhi pekerjaanku

36. Kalau masa depanku gelap,jelas lebih baik aku menghadapinya selayaknya seorang laki-laki, daripada berusaha mencerahkannya dengan imajinasi-imajinasi yang sia-sia