Wednesday, 11 March 2015

Takumi Culture, Semangat Menuju Kesempurnaan

Semangat menuju kesuksesan, itulah kalimat yang saya pilih untuk mewakili Takumi culture, sebuah tradisi yang seolah sudah mendarah daging bagi masyarakat Jepang.. Sebuah konsep kerja yang menggambarkan bagaimana kecintaan terhadap sebuah hasil yang baik akan menghasilkan sebuah semangat kerja keras untuk mecapainya.

Dalam bahasa Jepang sendiri Takumi memiliki arti 'ahli' (bahasa indonesia). Di jepang budaya Takumi selalu menjadi pedoman dalam melakukan semua pekerjaan, mengapa demikian ? karena orang jepang ingin selalu mempersembahkan hasil karya yang terbaik. Semangat yang tinggi untuk mencapainya diiringi proses kerja yang ketat, dari pemilihan bahan sampai pada proses penyelesaian untuk menghasilkan produk yang terbaik.

Sebagai penjelasan singkat, berikut hal - hal dasar yang merupaka konsep dari Takumi culture.




Di Jepang, Takumi culture sangat sulit dipisahkan dari kehidupa sehari - hari. Keinginan untuk menciptakan sebuah karya yang baik, mendorong mereka untuk memberikan semua kemampuan terbaik, mulai dari tenaga ahli yang memang menguasai bidang tersebut, peralatan pendukung yang memadai, dan tidak lupa pengawasan yang mendetail sampai ke hal - hal yang paling kecil. Tentunya hal ini dilakukan untuk menghasilkan sebuah karya yang bisa saya sebut mendekati "kesempurnaan".


Salah satu contoh penerapan Takumi culture dapat kita lihat dalam proses pembuatan sebuah pedang atau samurai. Dapat kita lihat bagaimana rumitnya pembuatan samurai mulai dari pemilihan bahan, proses pembuatan hingga penyelesaian membutuhkan kecermatan dan ketelitian tingkat tinggi untuk menghasilkan sebuah pedang atau samurai terbaik.


Takumi SHARP New Factory
Sumber : www.sharp-indonesia.com   
Di Indonesia sendiri, kita juga dapat menemui semangat Takumi pada seniman Batik, wayang, patung dan ukir. Meski berasal dari budaya yang berbeda, namun jika ukurannya ada bagaimana menghasil sebuah produk terbaik dengan memperhatikan setiap detailnya, rasanya tidak salah kalau mereka juga memiliki semangat Takumi.
Sumber : weimd.blogspot.com
Meskipun sekarang telah begitu banyak peralatan canggih yang mampu menciptakan berbagai macam produk dengan kualitas baik, namun alat tetaplah sebuah alat. Hal terpenting tetaplah orang yang berada dibaliknya. Semangat Takumi sendiri telah menjadi semacam standar untuk menciptakan produk terbaik.

Hmm... Sudah siap untuk "bergabung bersama" Takumi culture menuju kesempurnaan ?